Berita

Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Kabupaten Batang, Jawa Tengah, telah mendaftarkan para nelayan setempat sebagai peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.

Kepala Pelabuhan Perikanan Pantai Klidang Kabupaten Batang Husni di Batang, Senin (4/1/2016), mengatakan sekitar 500 nelayan mendapatkan kartu BPJS sebagai bentuk perlindungan kepada mereka.

"Setiap nelayan hanya akan dikenai iuran Rp16.800 per bulan agar mendapatkan perlindungan jaminan sosial," katanya.

Dia menjelaskan saat ini Pemprov Jateng telah mengelola sembilan pelabuhan perikanan pantai, yaitu PPP Klidang Lor Kabupaten Batang, Asemdoyong Pemalang, Tegalsari Kota Tegal, Wonokerto Pekalongan, Tawang Kendal, Morodemak Kabupaten Demak, Bajomulya Pati, Tasik Agung Rembang, dan Karimunjawa Jepara.

Di Jateng, kata dia, tercatat sekitar 152.124 nelayan yang tersebar di 17 kabupaten/kota dengan jumlah armada penangkapan ikan 24.954 kapal.

"Akan tetapi, sektor perikanan belum mendapatkan perhatian serius sehingga dengan adanya jaminan sosial ini akan membantu para nelayaan saat mengalami risiko kerja," katanya.

Ia menyebutkan dengan iuran Rp16.800 per bulan, para nelayan akan mendapatkan jaminan kecelakaan kerja (JKK) risiko meninggal dunia akan mendapatkan santunan Rp48 juta dan jaminan kematian biasa Rp16,2 juta, serta biaya pemakaman Rp3 juta.

Pihaknya akan melakukan koordinasi dengan instansi terkait agar pembayaran iuran dan klaim jaminan bisa dilakukan melalui sistem satu pintu.

 

Sumber: http://www.bpjsketenagakerjaan.go.id/berita/5641/500-Nelayan-Batang-Daftar-BPJS-Ketenagakerjaan.html

Jakarta -Mulai 1 Januari 2016, tarif listrik turun. Untuk tegangan rendah diturunkan menjadi Rp 1.409,16/kilo Watt hour (kWh) dari sebelumnya Rp 1.509,38/kWh.

Sementara untuk tegangan menengah diturunkan menjadi Rp 1.007,15 kWh dari sebelumnya Rp 1.104,73/kWh.

Sedangkan untuk tegangan tinggi diturunkan menjadi Rp 970,35/kWh dari sebelumnya Rp 1.059,99/kWh.

Penurunan tarif listrik tersebut menguntungkan pelanggan. Dengan penurunan tarif listrik, otomatis besaran kWh yang diperoleh juga lebih tinggi dengan harga pembelian yang sama.

Kepala Divisi Niaga Perusahaan Listrik Negara (PLN), Benny Marbun mencontohkan, dengan pembelian pulsa listrik sebesar Rp 100.000, semula besaran daya yang diperoleh hanya 62,5 kWh, setelah ada penurunan tarif listrik, daya yang didapat dengan Rp 100.000 mencapai 67,09 kWh.

"Otomatis dapat listrik lebih banyak. Dengan uang Rp 100.000, awalnya dapat 62,5 kWh, sekarang bisa dapat lebih banyak jadi 67,09 kWh," ujarnya kepada detikFinance, Selasa (5/1/2016).

Benny menyebutkan, perolehan kenaikan daya tersebut dengan asumsi Pajak Penerangan Jalan (PPJ) sebesar 6%.

"Itu beli Rp 100.000 dapat 67,09 kWh dengan asumsi PPJ 6%. Jadi tergantung PPJ nya, beda-beda, di Jakarta untuk rumah tangga 4%," sebut dia.

Benny menambahkan, dengan penurunan tarif listrik masyarakat diuntungkan. Diharapkan bisa meringankan beban keuangan masyarakat.

"Dapatnya jadi lebih banyak, meringankan beban keuangan masyarakat kan jadinya," imbuhnya.

 

Sumber: http://finance.detik.com/read/2016/01/05/154734/3111168/1034/tarif-listrik-turun-pln-beli-pulsa-rp-100000-dapat-6709-kwh

Jakarta -Tarif listrik untuk golongan tariff adjustment (penyesuaian tarif) PT PLN (Persero), mengalami penurunan mulai 1 Januari 2015. Turunnya tarif ini selain karena pelemahan harga minyak dan penguatan rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS), juga karena berbagai langkah efisiensi yang dilakukan BUMN listrik ini.

"Kontribusi terbesar penurunan tarif listrik Januari 2016 dibanding Desember 2015 adalah keberhasilan PLN melakukan efisiensi operasi. Sehingga Biaya Pokok Produksi (BPP) listrik dalam diturunkan," kata Kepala Divisi Niaga PLN, Benny Marbun, kepada detikFinance, Senin (4/1/2016).

Benny mengungkapkan, efisiensi yang dilakukan PLN tersebut diantaranya, dapat menurunkan susut energi dari jaringan distribusi listrik, yang turun dari 8,45% ke 8%. Lalu penurunan penggunaan bahan bakar minyak (BBM) dalam produksi listrik.

"Fuel Mix (HSD dan MFO) turun dari 7,34% ke 7,19%. Terkait dengan perbaikan fuel mix ratio, volume konsumsi HSD turun dari 4.326.542 liter ke 3.642.858 liter. Volume konsumsi MFO turun dari 1.360.050 liter ke 1.448.501 liter. Hal inilah yang berdampak besar bagi penurunan tarif listrik Januari 2016," tutup Benny.

Seperti diketahui, mulai 1 Januari lalu, tarif listrik golongan tariff adjustment turun, berikut daftarnya:

Pertama, kelompok tegangan rendah meliputi rumah tangga, bisnis skala menengah dan kantor pemerintah skala menengah mengalami penurunan tarif 100,22 Rp/kWh, dari Rp 1.509,38/kWh menjadi Rp 1.409,16/kWh. Penurunan disebabkan karena makro ekonomi sebesar Rp 12,3/kWh, sedangkan karena PLN melakukan efisiensi sebesar RP 87,92/kWh.

Kedua, tarif listrik di kelompok tegangan menengah yang meliputi bisnis skala besar, kantor Pemerintah skala besar, industri skala menengah. Ada penurunan sebesar Rp 97,58/kWh dari Rp 1.104,73/kWh menjadi Rp 1.007,15/kWh. Ini disebabkan karena makro ekonomi sebesar Rp 9,01/kWh, sedangkan karena PLN melakukan efisiensi di TM sebesar Rp 88,57/kWh.

Ketiga adalah tarif listrik di kelompok tegangan tinggi meliputi industri skala besar yang turun Rp 89,64/kWh dari Rp 1.059,99/kWh menjadi Rp 970,35/kWh. Ini disebabkan karena makro ekonomi sebesar Rp 8,64/kWh, sedangkan karena PLN melakukan efisiensi sebesar Rp 81,0/kWh.

 

Sumber: http://finance.detik.com/read/2016/01/04/112611/3109954/1034/pln-berhasil-berhemat-berujung-turunnya-tarif-listrik

Jakarta -PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) berencana membebaskan biaya untuk peningkatan atau penambahan daya.

Selama ini, setiap masyarakat yang ingin menambah daya listrik dikenakan biaya. Besaran biayanya tergantung besaran daya listrik yang dinaikkan.

Kepala Divisi Niaga Perusahaan Listrik Negara (PLN), Benny Marbun menyebutkan, saat ini biaya yang dikenakan untuk menambah daya listrik dari 450 volt ampere (VA) ke 1.300 VA sebesar Rp 797.000, ditambah dengan biaya materai Rp 6.000.

Sementara untuk menambah daya dari 900 VA ke 1.300 VA dikenakan biaya sebesar Rp 375.000 plus biaya materai Rp 6.000.

"Selama ini kan bayar, nggak gratis. Kita lagi proses untuk digratiskan," ujarnya kepada detikFinance, Selasa (5/1/2016).

Dia menjelaskan, saat ini pihaknya tengah memproses kebijakan pembebasan biaya untuk menambah daya listrik.

Rencananya, pembahasan tersebut akan selesai dalam waktu dekat dan akan diumumkan bulan ini.

"Tidak lama lagi, bulan ini mudah-mudahan keluar," katanya.

Berdasarkan informasi dari PLN, untuk pendaftaran, prosesnya bisa dilakukan melalui website resmi PT PLN (Persero) atau pun melalui call center 123.

Ada pun persyaratan administrasinya adalah seperti berikut:

  • 2 lembar fotokopi KTP pemilik rumah
  • 2 lembar materei Rp 6.000
  • Surat kuasa bila diwakilkan bermaterai
  • 2 lembar fotokopi KTP yang dikuasakan, dan
  • Bukti rekening terakhir.

Proses minimal 5 hari dari pembayaran. Penambahan jaringan listrik tambah 15 hari, dan penambahan gardu waktunya minimal 40 hari.

 

Sumber: http://finance.detik.com/read/2016/01/05/161910/3111200/1034/bulan-ini-pln-bakal-gratiskan-tambah-daya-listrik

Jakarta - PT PLN (Persero) telah menerima data rumah tangga miskin dan rentan miskin yang menggunakan listrik 900 Volt Ampere (VA). Dari data tersebut terdapat 4.016.948 rumah tangga yang berhak mendapat subsidi listrik.

Plt. Kepala Satuan Komunikasi Korporat‎ PLN Bambang Dwiyanto mengatakan, ‎data itu dari pemerintah yang diwakili oleh Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral tersebut.

"Data diberikan dalam bentuk satu keping Compact Disc (CD) in‎i berasal dari Pemutakhiran Basis Data Terpadu 2015 oleh Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K)," kata Bambang, di Jakarta, Minggu (20/12/2015).

Berdasarkan data tersebut, ada 4.016.948 rumah tangga miskin dan rentan miskin yang layak menerima subsidi listrik dengan daya 900 VA.

Seperti diketahui sebelumnya, pemerintah menetapkan subsidi listrik bagi pelanggan rumah tangga hanya diperuntukan bagi rumah tangga miskin dan rentan miskin yang terdapat pada data TNP2K.

Karena itu, layanan penyambungan baru dan perubahan daya (PB/PD) untuk konsumen rumah tangga daya 450 VA dan 900 VA hanya dapat diproses apabila menyertakan fotokopi salah satu dari dokumen yang diterbitkan oleh pemerintah, yakni Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), Kartu Perlindungan Sosial (KPS), Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Indonesia Pintar (KIP).

Apabila pelanggan termasuk dalam kategori miskin dan rentan miskin, namun tidak terdaftar dalam data TNP2K, maka dapat melapor ke Kantor Kelurahan setempat untuk dimintakan konfirmasinya kepada TNP2K. (Pew/Ahm)

 

Sumber: http://bisnis.liputan6.com/read/2394358/4-juta-rumah-tangga-berhak-dapat-subsidi-listrik

Looking for your favorite player jersey for this season?

Chicago White Sox Jersey

are in stock at the site of MLB outlet online, Elevate your game with popular styles like the Paul Konerko Jersey, John Danks Jersey. Browse authentic Majestic Cool Base jerseys for your favorite players.Check latest styles of White Sox Jersey from authentic Majestic Cool Base for Men, Youth and Women. All adult sizes are in stock. Find more new arrivals such as Chris Sale Jersey, Michael Jordan Jersey. The Professionals Choice with Next day Shipping. Your source for all the best Chicago White Sox jerseys is the MLB Outlet Shop.