Berita

Jakarta -Tarif listrik dua golongan rumah tangga yakni 1.300 volt ampere (VA) dan 2.200 VA tak lagi disubsidi. Mulai besok mengalami kenaikan cukup signifikan, sampai 11%.

Ini merupakan kebijakan pemerintah yang memberlakukan tariff adjustment terhadap dua golongan tersebut. Sementara para pelanggan PLN lain di atas 2 golongan tersebut justru mengalami penurunan tarif mulai besok.

Berikut selengkapnya seperti disajikan dalam infografis, Senin (30/11/2015).

 

 

Sumber: http://finance.detik.com/read/2015/11/30/135235/3083920/1034/tarif-listrik-1300-dan-2200-va-tak-lagi-disubsidi-besok-naik

Jakarta - Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) menolak skema atau formulasi penyesuaian tarif listrik yang dilakukan PT PLN (Persero) per 1 Desember 2015. Lembaga ini beralasan tarif tersebut sangat memberatkan masyarakat, terutama pelanggan golongan non subsidi.

Ketua Harian YLKI, Tulus Abadi menganggap, ‎formulasi tarif otomatis oleh PLN sepintas terkesan bagus dan menguntungkan pelanggan. Namun pada akhirnya, diperkirakan Tulus, ujung dari penerapan skema baru tersebut dapat menambah beban masyarakat.

"Jadi tarif adjustment (tarif otomatis) ini harus ditolak karena melanggar konstitusi. Alasannya menyerahkan tarif listrik pada mekanisme pasar, tanpa campur tangan negara. Padahal listrik merupakan essensial services (jasa kebutuhan dasar) yang harus diintervensi negara, pemerintah," kata Tulus dalam keterangan resminya di Jakarta, Senin (30/11/2015).

Menurut dia, persoalan yang membelit masalah tarif listrik akibat pasokan energi primer merupakan kesalahan pemerintah. Tapi negara justru menimpakan kesalahan itu kepada masyarakat untuk menanggungnya dengan pemberlakuan tarif penyesuaian.

"Pemberlakuan penyesuaian tarif pada Desember ini juga tidak tepat  karena daya beli masyarakat masih rendah. Tarif adjustment akan memukul daya beli masyarakat. Besaran tarif adjusment siapa yang mengaudit? Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) seharusnya secara reguler mengaudit penyesuaian tarif sehingga formulasi tarifnya transparan dan akuntabel," terang Tulus.

Pelaksana Tugas Kepala Satuan Komunikasi Korporat PLN, Bambang Dwiyanto sebelumnya menjelaskan, perubahan tarif listrik tersebut menyesuaikan perubahan nilai tukar mata rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS), harga minyak dan inflasi bulanan.

"Dengan mekanisme tariff adjustment, tarif listrik setiap bulan memang dimungkinkan untuk turun, tetap atau naik berdasarkan ketiga indikator tersebut," jelas dia.‎

Pelanggan yang mengalami penurunan tarif adalah pelanggan golongan tarif rumah tangga sedang (R-2) daya 3.500 Volt Ampere‎ – 5.500 VA dan rumah tangga besar (R-3) daya 6.600 VA ke atas dari Rp. 1.533 per kilo Watt hour (kWh) saat November 2015 menjadi Rp. 1.509 per kWh pada Desember 2015.

Sedangkan untuk golongan tarif bisnis sedang, industri besar, kantor pemerintah, PJU dan layanan khusus juga mengalami penurunan tipis dibanding bulan sebelumnya. Penurunan ini dipengaruhi tingkat inflasi yang rendah dan nilai tukar rupiah yang menguat beberapa waktu terakhir.

Sementara untuk pelanggan rumah tangga kecil daya 450 VA dan 900 VA, bisnis dan industri kecil serta pelanggan sosial tarifnya tetap dan tidak diberlakukan tarif penyesuaian. Pelanggan golongan ini masih diberikan subsidi oleh pemerintah.

Dengan penyesuaian per Desember ini, sebanyak 12 golongan tarif listrik sudah mengikuti mekanisme tarif penyesuaian.  Ke-12 golongan tarif listrik tersebut adalah:

1. Rumah Tangga R-1/Tegangan rendah (TR) daya 1.300 VA
2. Rumah Tangga R-1/TR daya 2.200 VA
3. Rumah Tangga R-2/TR daya 3.500 VA s.d 5.500 VA
4. Rumah Tangga R-3/TR daya 6.600 VA ke atas
5. Bisnis B-2/TR daya 6.600VA s.d 200 kVA
6. Bisnis B-3/Tegangan Menengah (TM) daya diatas 200 kVA
7. Industri I-3/TM daya diatas 200 kVA
8. Industri I-4/Tegangan Tinggi (TT) daya 30.000 kVA ke atas
9. Kantor Pemerintah P-1/TR daya 6.600 VA s.d 200 kVA
10. Kantor Pemerintah P-2/TM daya diatas 200 kVA
11. Penerangan Jalan Umum P-3/TR dan
12. Layanan khusus TR/TM/TT.

Pelanggan yang mengalami penurunan tarif adalah pelanggan golongan tarif rumah tangga sedang (R-2) daya 3.500 Volt Ampere‎ – 5.500 VA dan rumah tangga besar (R-3) daya 6.600 VA ke atas dari Rp. 1.533 per kilo Watt hour (kWh) saat November 2015 menjadi Rp. 1.509 per kWh pada Desember 2015.(Fik/Nrm)

 

Sumber: http://bisnis.liputan6.com/read/2378177/ylki-tolak-skema-tarif-pln-terbaru

Liputan6.com, Indramayu - Manfaat dari keanggotan BPJS Ketenagakerjaan begitu besar, tidak hanya untuk pekerja formal melainkan juga informal. Iuran yang dibayarkan juga tak mahal. Peserta hanya harus membayar iuran tak lebih dari Rp 20.000 per bulan.

BPJS Ketenagakerjaan memberikan 1.000 kartu kepada nelayan di desa Karangsong, Indramayu. Kartu tersebut untuk menjangkau Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JK).

Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Elvyn G Masassya mengatakan, dengan keanggota tersebut kini nelayan membayar iuran sebanyak Rp 16.800 per bulan.

"JKK iuran dibayarkan 16.800 per bulan. Harga nggak beda dengan Dji Sam Soe yang dibeli tiap harinya," katanya di Indramayu, Selasa (17/11/2015).

Dari situ, nelayan mendapatkan berbagai manfaat. Seperti, apabila terjadi kecelakaan maka BPJS Ketenagakerjaan menanggung ongkos pengobatan sampai sembuh.

Sebagaimana diketahui, risiko dari pekerjaan nelayan begitu besar. "Setiap nelayan jika terjadi risiko BPJS akan menanggung pengobatan sampai sembuh," kata dia.

Namun, jika si nelayan meninggal maka BPJS akan memberikan santunan kepada ahli waris. Tak sekadar itu, ahli waris juga mendapatkan beasiswa.

"Jika terjadi musibah ahli waris akan mendapatkan santunan RP 115 juta plus beasiswa plus (untuk) anaknya," tuturnya.

Dia menerangkan, jumlah tenaga kerja di Indonesia saat ini berjumlah 112 juta tenaga kerja. Jumlah tersebut terdiri dari 45 juta pekerja formal dan 76 juta sektor informal.

Dari pekerja informal, sebagian besar diisi oleh petani dan nelayan."Pekerja 34 persen sektor petani dan nelayan. Banyak pekerja informal belum mendapat perlindungan," tandas dia. (Amd/Zul)

 

Sumber: http://bisnis.liputan6.com/read/2367755/iuran-setara-harga-rokok-ini-manfaat-bpjs-ketenagakerjaan

Jakarta - Pemerintahan Presiden Joko Widodo terus berupaya menjalankan program jaminan sosial kepada seluruh masyarakat Indonesia.

Sebagai upayanya, pemerintah membentuk Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) yang terdiri dari BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan.

Namun sayangnya, sampai saat ini belum banyak masyarakat yang mengerti peran kedua BPJS tersebut. Bagi masyarakat, BPJS Kesehatan terkesan lebih familiar daripada BPJS Ketenagakerjaan.

Mengingat program jaminan sosial ini adalah program pemerintah, maka mulai dari aparat sipil negara teratas hingga paling bawah, diharapkan dapat berperan aktif dalam melakukan sosialisasi mengenai BPJS tersebut, terutama BPJS Ketenagakerjaan.

"Sebenarnya program ini kan program pemerintah, kami ini kan sebagai badan yang melaksanakan, karena ini punya pemerintah. Jadi perangkat pemerintah itu apakah itu walikota, gubernur, camat, dan lainnya itu harus berperan juga‎," kata Panji Wibisana, Kepala Kantor Cabang BPJS TK Jakarta Cilandak saat berbincang dengan Liputan6.com seperti ditulis, Senin (30/11/2015).

Dengan peran aktif pemerintah daerah diharapkan seluruh masyarakat yang bekerja, baik di sektor formal atau informal dapat menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Sampai saat ini terbukti masih minimnya kesadaran masyarakat atau pemilik usaha untuk mendaftarkan karyawan ke BPJS Ketenagakerjaan.


Dicontohkan Panji, salah satu hal yang harus konsisten dilakukan pemda adalah dengan memasukkan syarat pendaftaran BPJS Ketenegakerjaan seluruh pekerja jika‎ ingin mendapatkan izin usaha di wilayahnya.

"Jadi bukan kami saja yang mengelola, mereka juga, mengelola apa? Informasinya dan mengelola perizinannya itu, jadi kalau orang mau mendaftarkan izin usahanya harus wajib mendaftarkan pekerjanya BPJS Ketenagakerjaan," papar Panji.

‎Sampai akhir 2015, jumlah peserta BPJS Ketenagakerjaan sudah mendekati angka 16 juta. Ini sesuai dengan target yang sudah di tetapkan pada awal tahun. Seiring bertambahnya pekerja di tahun 2016, target tersebut dikatakan Panji pasti akan meningkat di tahun selanjutnya.

"Pasti meningkat, cuma pastinya berapa, saya belum dapat bocoran, nunggu Desember," tutup dia. (Yas/Nrm)*

 

Sumber: http://bisnis.liputan6.com/read/2378043/pemda-diminta-aktif-sosialisasikan-bpjs-ketenagakerjaan

Jakarta-Salam,

Apakah bayi dalam kandungan sudah bisa kita daftarkan di BPJS Kesehatan? Bagaimana prosedurnya kalau Peserta tersebut adalah kategori Badan usaha/Corporate. Apakah bisa juga di daftarkan anak tersebut sebelum lahir?

Mohon penjelasannya.

Pengirim

This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

--------------------------------------
JAWABAN

Pendaftaran calon bayi sebenarnya diutamakan bagi peserta mandiri atau perorangan. Bagi peserta Pekerja Penerima Upah (PPU), yang bisa dijamin oleh BPJS Kesehatan secara otomatis adalah anak ke-1 sampai ke-3. Jika anak tersebut adalah anak ke-1 sampai ke-3, maka otomatis dijamin pelayanan kesehatannya oleh BPJS Kesehatan begitu lahir.

Begitu bayi dilahirkan, peserta dapat melapor ke Kantor Cabang BPJS Kesehatan setempat dan di sana akan dicetakkan nomor kartu sementara. Selanjutnya, nomor sementara tersebut dapat dibawa ke BPJS Kesehatan Center di RS setempat untuk digunakan menjamin pelayanan kesehatan sang bayi.

Hormat kami,

Departemen Komunikasi dan Hubungan Masyarakat
Grup Komunikasi dan Hubungan Antar Lembaga
BPJS Kesehatan Kantor Pusat

Program Tanya BPJS Kesehatan akan tayang setiap Rabu dan Jumat. Bagi Anda yang ingin bertanya mengenai BPJS Kesehatan, silahkan kirim email pertanyaan Anda ke redaksiThis email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.. Terima Kasih.

 

Sumber:http://health.liputan6.com/read/2376343/tanya-bpjs-kesehatan-apakah-janin-bisa-didaftarkan-bpjs

Looking for your favorite player jersey for this season?

Chicago White Sox Jersey

are in stock at the site of MLB outlet online, Elevate your game with popular styles like the Paul Konerko Jersey, John Danks Jersey. Browse authentic Majestic Cool Base jerseys for your favorite players.Check latest styles of White Sox Jersey from authentic Majestic Cool Base for Men, Youth and Women. All adult sizes are in stock. Find more new arrivals such as Chris Sale Jersey, Michael Jordan Jersey. The Professionals Choice with Next day Shipping. Your source for all the best Chicago White Sox jerseys is the MLB Outlet Shop.